Minggu, 15 Februari 2009

PSIS vs Persijap

Empat Pertandingan Belum Terkalahkan
Persijap Bendung PSIS

JEPARA-Hasil realistis diraih Persijap dalam pertandingan melawan tuan rumah, PSIS Semarang, dalam lanjutan ISL di Stadion Jati Diri. Evaldo cs berhasil mencuri poin dikandang lawan dengan menahan imbang 0-0.

Keberhasilan Persijap menahan imbang Persijap menambah tren po-sitif Persijap dalam empat kali pertandingan putaran kedua dimana sampai saat ini Laskar Kalinyamat belum sekalipun terkalahkan, baik di kandang maupun di luar kandang.

Raihan satu poin yang berhasil dipetik anak-anak Persijap sekaligus menambah poin yang telah diraih hingga saat ini. Total nilai yang berhasil direngkuh mencapai 37 poin.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan sengit, tuan rumah maupun tim tamu menampilkan permainan ngotot. Sejumlah peluang berhasil didapatkan kedua tim. Sayang penyelesaian akhir dan Dewi Fortuna belum berpihak kepada kedua tim sehingga tidak ada satupun gol yang berhasil disarangkan.

Peluang Persijap sendiri cukup banyak. Jika dilihat dari sudut tendangan, peluang emas Persijap lebih banyak. Namun peluang yang dimiliki sejumlah pemain gagal entah karena membentur pal mistar gawang atau hanya tipis di samping atau atas.

Misalnya pada babak pertama sekitar pertengahan pertandingan. Berawal dari serangan balik yang cepat, Pablo Franches yang berhasil melewati sejumlah pemain berusaha melewati kiper tuan rumah Firman Basuki yang nekat mengambil bola. Sayangnya setelah berbelok ke samping dan mengecoh, sodoran bola yang diarahkan ke mulut gawang berhasil diamankan Idrus Gunawang yang sudah lebih dulu di depan gawang yang ditinggalkan Basuki.

Peluang emas lain diperoleh Persijap saat blunder pemain belakang Idrus yang menerima umpan tapi tidak sempurna kemudian berhasil dicuri pemain asal Persijap asal Argentina ini. Setelah lolos dan tinggal berhadapan dengan kiper Basuki. Namun tendangan hanya tipis di sisi luar gawang.

PSIS bukannya tanpa peluang. Sejak awal mereka langsung menggebrak. Peluang-peluang yang tercipta kebanyakan dari tendangan bebas yang kemudian menimbulkan kemelut di depan gawang. Namun penyelesainnya kurang sempurna.

Misalnya tendangan bebas Dnibi ke arah gawang berhasil dihedding Nengoue. Namun tandukannya masih di atas mistar. Begitu pula tendangan keras Dnibi dari luar kotak penalti saat mengambil tendangan bebas hanya disamping mistar Danang.

Secara umum penampilan kedua tim tidak dalam performance terbaik. Pemain muda semarang dan pemain asingnya belum klop sehingga tidak mampu menembus pertahanan lawan. Sebaliknya Persijap lebih mengandalkan serangan balik dan bertahan.

Umpan-umpan pendek yang biasa diperagakan Persijap dan menjadi ciri khas tim asal pesisir ini tidak nampak. Yang menonjol long pass dikedepankan. Babak kedua Persijap sebetulnya mempunyai peluang dengan masuknya sejumlah pilar seperti Arnaldo Villalba, Isdiantono maupun Junaidi Tagor. Namun masuknya mereka belum menambah daya dobrak di lini depan.

Atas hasil ini Bang Jun mengaku cukup senang. “Kita bersyukur dengan hasil seri ini. Kita akan segera fokus ke pertandingan selanjutnya,” ungkapnya. (zis)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar